0
Ada kabar baik untuk para pencinta kopi. Dalam beberapa tahun terakhir, kualitas kopi spesial Indonesia semakin baik. Interaksi langsung antara pembeli dan para petani berakibat adanya transfer ilmu.


6 Kopi Kopi Premium Asal Indonesia yang Mendunia

 

Kopi Gayo
  • Ciri: Kekentalan lebih ringan, keasaman seimbang, rasa cokelat, tembakau, asap, tanah, dan kayu. 
  • Lokasi: Pegunungan Gayo, Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam
  • Produksi (ton biji/tahun): 50-60 ribu
  • Tujuan ekspor: Eropa dan Amerika Serikat

Kopi Mandailing (Mandheling) 
  • Ciri: Kekentalan bagus, keasaman medium, rasa floral dengan rasa akhir manis. 
  • Lokasi: Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera Utara
  • Produksi (ton biji/tahun): 10-15 ribu
  • Tujuan ekspor: Amerika Serikat


Kopi Lintong 
  • Ciri: Kekentalan bagus dan keasaman seimbang, rasa cokelat dan sedikit rasa rempah. 
  • Lokasi: Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera Utara.
  • Produksi (ton biji/tahun): 30-40 ribu
  • Tujuan ekspor: Jepang dan Belanda
Kopi Jawa (Java) 
  • Ciri: Aroma bagus, kekentalan dan keasaman medium, rasa seimbang dengan rasa akhir herbal. 
  • Lokasi: Pegunungan Ijen, Jawa Timur
  • Produksi (ton biji/tahun): 3.000-5.000
  • Tujuan ekspor: Amerika Serikat dan Eropa

Kopi Priangan (Preanger)
  • Ciri: Kekentalan dan keasaman medium ke atas, rasa dominan cokelat dengan rasa akhir rempah. 
  • Lokasi: Cianjur, Jawa Barat
  • Produksi (ton biji/tahun): 3.000 ton
  • Tujuan ekspor: Eropa (Belanda)

Kopi Toraja
  • Ciri: Rasa harum, keasaman lebih tinggi, lezat. 
  • Lokasi: Pegunungan Tana Toraja, Sulawesi Selatan
  • Produksi (ton biji/tahun): 5.000-10 ribu
  • Tujuan ekspor: Jepang dan Amerika Serikat

Kopi Kalosi 
  • Ciri: Kekentalan bagus, keasaman rendah, rasa cokelat dengan sedikit kesan jeruk. 
  • Lokasi: Enrekang, Sulawesi Selatan
  • Produksi (ton biji/tahun): 5.000-10 ribu
  • Tujuan ekspor: Jepang, Eropa (Jerman), dan Amerika Serikat

Kopi Bali Kintamani
  • Ciri: Biji besar, kekentalan dan keasaman medium, ada rasa jeruk (lemony) dan floral. 
  • Lokasi: Pegunungan Kintamani, Bali
  • Produksi (ton biji/tahun): 2.000-3.000
  • Tujuan ekspor: Jepang, Eropa, Arab, dan Australia

Kopi Flores Bajawa
  • Ciri: Kekentalan tinggi dan keasaman rendah, rasa cokelat dan vanili dengan karamel alamiah. 
  • Lokasi: Pegunungan Flores, Nusa Tenggara Timur
  • Produksi (ton biji/tahun): 2.000-3.000
  • Tujuan ekspor: Amerika Serikat

Kopi Baliem/Wamena
  • Ciri: Kekentalan tinggi, keasaman rendah, rasa cokelat dengan sentuhan tembakau. 
  • Lokasi: Paniai dan Jayawijaya, Papua.
  • Produksi (ton biji/tahun): 3.500
  • Tujuan ekspor: Amerika Serikat

Kopi Luwak
  • Lokasi: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Tana Toraja. 
  • Tujuan ekspor: Berbagai negara (18 negara).

Sumber : Tempo

Posting Komentar

 
Top